Dikabarkan, bahwa pihak perfilman Indonesia sudah meminta agar adegan tersebut disensor namun pihak Disney menolak.

Film animasi yang dibuat oleh Walt Disney Co, Lightyer ini terancam gagal tayang di Tanah Air dan bukan hanya Indonesia saja di 13 Negara Timur Tengah dan Asia termasuk Tiongkok juga akan terancam tidak tayang.

Film ini tersebut menggambarkan atau menampilkan pasangan sesamajenis yang berbagi ciuman singkat yang membuat beberapa negara Timur Tengah dan beberapa negara Asia termasuk Indonesia dan Tiongkok meminta pemotongan film atas adegan tersebut namun pihak Disney menolak akan hal tersebut.

Uni Emirat Arab menjelaskan hubungan sejenis itu melanggar standar konten media negara itu, dan bahkan dianggap terlarang di banyak negara Timur Tengah. Perwakilan dari negara lain, termasuk Indonesia Film yang dijadwalkan tayang pada 17 Juni 2022 di seluruh dunia ini juga akan terancam tidak tayang di Indonesia disebabkan belum adanya kesepakatan baik dari pihak bioskop atau pihak Disney Indonesia.

Dikabarkan, bahwa pihak perfilman Indonesia sudah meminta agar adegan tersebut disensor namun pihak Disney menolak. Begitu juga dengan standar umur untuk penonton, di mana Disney mengeluarkan kebijakan semua umur namun bioskop Indonesia memilih untuk menjadikan film tersebut dengan rate 13+.

Film Lightyear merupaka prekuel dari franchise film Toy Story yang dibuat studio Pixar. Chris Evan akan menyuarakan karakter utama Buzz Lightyear, karakter mainan yang merupakan penjaga ruang angkasa legendaris. Pada film tersebut teman Buzz adalah seorang penjaga ruang angkasa Wanita yang menikahi Wanita lain. Sebuah adegan yang menunjukkan hubugan pasangan tersebut termasuk ciuman singkat.

Produser Disney Galyn Susman menyatakan tidak akan melakukan perubahan film. “Kami tidak akan memotong apa pun, terutama sesuatu yang sepenting hubungan cinta dan inspirasional yang menunjukkan kepada Buzz apa yang hilang dari pilihan yang dia buat, jadi itu tidak terputus,” ungkap Susman kepada Reuters di pemutaran perdana film tersebut di London.